December 6, 2022

Jadi MABA rasanya nggak sempurna kalo belum lewatin masa OSPEK. OSPEK itu sendiri memiliki pro-kontra dikalangan masyarakat. Ada yang menganggap OSPEK adalah ajang perpeloncoan, namun ada juga yang menganggap OSPEK sebagai wadah untuk mengenal sesama MABA bahkan senior. Diluar pro-kontra tersebut, OSPEK adalah hal yang sakral(atau apa lah istilahnya) karena dalam perjalanan kuliah atau bahkan saat sudah lulus nanti, masa-masa OSPEK akan sangat menyenangkan dikenang. Kalian bisa menertawakan kegiatan-kegiatan yang mungkin konyol untuk kalian lakukan, atau sedih bareng saat mental kalian di uji oleh seniot(kakak panitia).

Senior itu sendiri tidak melakukan segala tindakan dengan sesuka hati mereka loh. Semuanya di diskusikan jauh hari sebelum kegiatan OSPEK dilaksanakan. Semua tindakan yang dilakukan harus memiliki dasar untuk melatih para MABA agar bisa survive di masa perkuliahan nanti. Meskipun tetap ada sajah MABA yang “takut” dengan para seniornya. Asalkan kita melaksanakan masa OSPEK sesuai aturan dan bisa mempertanggung jawabkan segala kesalahan kita, para senior pasti akan mengapresiasinya, karena tanggung jawab adalah salah satu hal yang dilatih pada masa OSPEK tersebut.

Maka dari itu, yuk kita pelajari kena kita “JANGAN TAKUT SAMA SENIOR!”

  1. MELATIH MABA

Seperti yang MIDUN tadi sampaikan dipembukaan, para senior yang hadir di kegiatan OSPEK bertugas untuk melatih para MABA. Contoh : MABA diminta untuk membawa barang-barang aneh seperti “Belatung kumpul” yang maksudnya nasi, disitu para MABA dilatih pemikirannya agar KREATIF dalam mencari solusi. Lalu dalam suatu kondisi, kita diminta untuk mendapatkan tanda tangan kayak senior, itu bertujuan untuk melatih “KEBERENAIAN” kita untuk berbicara kepada orang lain yang bahkan lebih dewasa dari kita.

  1. BERMAIN PERAN

Kalian nggak salah baca. Sebagian besar para senior yang terjun pada kegiatan OSPEK memainkan peran sesuai objek pelatihan yang mereka dapat atau tugasnya masing-masing. Sebagai contohnya jika seorang kayak senior yang bertugas untuk melatih tanggung jawab, maka dia akan berperan sebagai orang yang tegas, agak kaku, dan sedikit keras dalam berinteraksi dengan MABA. Beda lagi dengan kakak senior yang bertugas pada sektor kesehatan, biasanya mereka akan lebih ramah dan lebih menyenangkan untuk berinteraksi.Meskipun ada beberapa senior yang memang sifat alami mereka yang mereka bawa saat masa OSPEK. :’)

  1. BERSIFAT SEMENTARA(atau mungkin ada ospi lain)

Berhubungan dengan poin sebelumnya, sifat dan kesan yang mereka bawa saat masa OSPEK adalah sementara. Setelah masa OSPEK selesai, mereka akan kembali pada jati diri alami mereka. Dan disini biasanya para MABA akan kaget, heran, bahkan kagum dengan perbedaan sikap para senior yang mereka kenal pada masa OSPEK. Dimana ppada saat OSPEK, senior itu orangnya galak, namun ketika sudah menjalani masa perkuliahan, senior itu ternyata orang yang sangat suka bercanda, usil, dan lain-lain.

  1. TEMAN DIPERKULIAHAN

Mesikpun pada masa OSPEK para senior seakan-akan memiliki wewenang diseluruh penjuru bumi dan seisinya, maaf MIDUN lebay gaes :D. Nantinya para senior saat masa perkuliahan adalah teman kita juga. Yang membedakan hanya lah mereka lebih dulu ada di kampus dan memiliki pengalaman tentang lingkungan kampus dibanding MABA. Maka dari itu, tidak salah bila MABA berteman baik dengan senior, bahkan hal baiknya MABA bisa meminta saran jika mengalami kesulitan dalam masa perkuliahan, Saran dari para senior adalah salah satu ospi terbaik untuk menjalani masa perkuliahan.

Jadi mulai dari sekarang, JANGAN TAKUT SAMA SENIOR lagi ya! Anggap mereka kayak teman kalian juga, tapi lebih di hormatin. Kalo di tongkrongan midun namanya “abang-abangan” 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *